Restya's Way: BAHASA INDONESIA
Tampilkan postingan dengan label BAHASA INDONESIA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BAHASA INDONESIA. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 November 2018

Teks Laporan Hasil Observasi
November 03, 20180 Comments

1. Pengertian Teks Hasil Observasi
    Teks laporan hasil observasi adalah yang melaporkan sesuatu berupa hasil dari pengamatan (observasi), teks laporan observasi juga disebut teks klasifikasi karena memuat klasifikasi mengenai jenis-jenis sesuatu berdasarkan kriteria tertentu. Menggambarkan ciri, bentuk atau sifat umum seperti benda, hewan, manusia, tumbuh-tumbuhan atau peristiwa yang terjadi di dalam semesta kita, teks hasil observasi bersifat faktual atau berdasarkan fakta yang ada.

2. Tujuan Teks Laporan Hasil Observasi 
1) Mengatasi suatu persoalan.
2) Menemukan teknik atau cara terbaru.
3) Mengambil keputusan yang lebih efektif.
4) Melakukan pengawasan dan/atau perbaikan.
5) Mengetahui perkembangan suatu permasalahan.

3. Ciri-Ciri Teks Laporan Hasil Observasi    1) Bersifat objektif, global, universal.
    2) Objek yang akan dibicarakan/dibahas ialah objek tunggal.
    3) Ditulis secara lengkap dan sempurna.
    4) Ditulis berdasarkan fakta sesuai dengan pengamatan yang telah dilakukan.
    5) Informasi teks merupakan hasil penelitian terkini yang sudah terbukti kebenarannya.
    6) Tidak mengandung prasangka/dugaan/pemihakan yang menyimpang atau tidak tepat.
    7) Saling berkaitan dengan hubungan berjenjang antara kelas dan subkelas yang terdapat di
        dalamnya.

4. Langkah-Langkah Membuat Teks Laporan Hasil Observasi
    Adapun langkah-langkah diantaranya yaitu:
      1) Membuat judul laporan sesuai dengan pengamatan yang telah dilakukan.
   2) Membuat kerangka teks yang condong ke pembuatan gagasan utama sesuai dengan hasil pengamatan.
  3) Menyusun teks berdasarkan gagasan utama yang telah dibuat, diawali dengan paragraf pernyataan umum lalu ke bagian isi, setelah membuat klasifikasi secara umum, langkah berikutny yaitu menjabarkan klasifikasi tersebut berdasarkan hasil pengamatan.
   4) Meneliti kembali hasil penulisan teks, jika ada kalimat janggal atau salah penulisan, segera perbaiki kembali.
Reading Time:
Teks Deskripsi
November 03, 20180 Comments
1. Pengertian Teks Deskripsi
    Teks deskripsi adalah sebuah paragraf dimana gagasan utamanya disampaikan dengan cara menggambarkan secara jelas objek, tempat, atau peristiwa yang sedang menjadi topik kepada pembaca. Sehingga pembaca seolah-olah merasakan langsung apa yang sedang diungkapkan dalam teks tersebut.

2. Ciri-Ciri Teks Deskripsi
    Ciri-ciri yang dimiliki teks ini sangat jelas sehingga akan sangat mudah membedakan teks ini dengan teks lainnya.
Berikut ini ciri-cirinya:
1) Paragraf deskripsi menggambarkan sesuatu.
2) Paragraf yang digambarkan dijelaskan secara sangat jelas dan rinci serta melibatkan kesan indera.
3) Ketika pembaca membaca teks deskripsi, maka seolah-olah merasakan langsung apa yang sedang dibahas di dalam teks.
4) Teks deskripsi menjelaskan ciri-ciri fisik objek, seperti bentuk, ukuran, warna, atau ciri-ciri psikis/keadaan suatu objek dengan rinci.

3. Jenis Teks Deskripsi
   Teks deskripsi sendiri dibedakan menjadi 3 macam yaitu:
1) Teks paragraf deskripsi subjektif : suatu paragraf deskripsi yang penggambaran objek nya menurut kesan yang dimiliki oleh penulis teks.
2) Teks paragraf spatial: dalam teks ini objek yang digambarkan hanya berupa tempat, benda, ruang dan lainnya.
3) Teks paragraf objektif: teks ini objek digambarkan apa adanya menurut keadaan objek yang sebenarnya tanpa penambahan opini dari penulis itu sendiri.
Reading Time:
Teks Eksposisi
November 03, 20181 Comments
  1.  Pengertian teks eksposisi
Kata eksposisi memiliki beberapa pengertian, kata eksposisi sendiri berasal dari bahasa latin ekspotition yang berarti memberitahukan, memaparkan, menjelaskan, atau menguraikan.

     2   Ciri-ciri teks eksposisi
a.      Penulisan teks berupa menjelaskan suatu pokok persoalan secara objektif, tidak ada unsur-unsur yang bersifat subjektif dan emosional. Penulis sama sekali tidak berusaha membangkitkan emosi pembaca.
b.      Gaya penulisan bersifat informatif penulis menguraikan objek dengan jelas sehingga pembaca memahami maksud dari teks eksposisi penulis teks eksposisi ingin menambah pengetahuan pembaca dan memberi informasi yang menerangkan sejelas-jelasnya tentang hal yang dipaparkan.
c.       Teks memuat fakta yang terdapat dilapangan fakta tersebut dipakai sebagai penyumbang utama dalam membuat rumusan agar hal yang disampaikan lebih konkret.

         3.   Jenis-jenis teks eksposisi
a.      Eksposisi definisi
Eksposisi definisi adalah kalimat yang mengungkapkan makna, keterangan atau ciri utama dari orang, benda, proses, atau aktivitas. Definisi juga dapat diartikan sebagai rumusan tentang ruang lingkup dan ciri-ciri suatu konsep yang menjadi pokok pembicaraan/studi. Definisi memberikan batasan makna dari penggunaan sebuah kata/frasa.
      Definisi dibagi menjadi 2, definisi pertama disebut definisi secara sempit. Definisi secara sempit bukan mengenai suatu hal/benda, melainkan mengenai satu kata. Definisi sempit mencakup definisi sinonim kata dan definisi dari kamus. Definisi yang kedua adalah definisi secara luas, mencakup pembatasan pengertian suatu barang/hal yang didefinisikan.

b.     Eksposisi identifikasi
Eksposisi identifikasi merupakan sebuah metode yang berusaha menyebutkan ciri-ciri atau
unsur-unsur pengenal sesuatu dengan menyebutkan ciri suatu objek diharapkan pembaca/pendengar lebih mengenal objek tersebut. Metode identifikasi dalam teks akan memperkenalkan barang atau objek dengan memerincikan ciri da tanda pengenal dari objek tersebut.

c.      Eksposisi perbandingan atau pertentangan
Metode perbandingan adala suatu cara untuk menunjukkan kesamaan dan perbedaan antara dua objek/lebih mempergunakan dasar-dasar tertentu. Dasar-dasar perbandingan adalah menempatka sesuatu yang belum diketahui dalam kerangka suatu hal yang sudah dikenal pembaca.

d.     Eksposisi ilustrasi
Eksposisi ilustrasi adalah suatu metode untuk mengadakan gambaran atau penjelasan yang khusus dan konkret terhadap suatu prinsip yang bersifat umum. Eksposisi ilustrasi merupakan metode yang sering digunakan karena tidak memerlukan hal-hal umum secara abstrak atau kabur. Akan tetapi, eksposisi ilustrasi menunjukkan contoh-contoh yang nyata dan konkret. Menurut Gorys Keraf, jenis eksposisi ilustrasi dapat disajikan secara deskripsi dan narasi.

e.      Metode klasifikasi
Metode klasifikasi merupakan sebuah metode yang bersifat ilmiah untuk menampilkan pengelompokkan-pengelompokkan sesuai dengan pengalaman manusia. klasifikasi merupakan suatu metode untuk menempatkan hal/benda dalam satu kelompok dapat diketahui hubungan antarhal/antarbenda dalam kelompok tersebut.

Reading Time:

@way2themes